RANGKUMAN
AKTIVA TETAP
|
Standar kompetensi
Lulusan :
1.
Mengidentifikasi
penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap
(Menentukan
jumlah beban penyusutan mesin berdasarkan metode yang digunakan)
2.
Membukukan
mutasi aktiva tetap ke kartu aktiva tetap
(Menentukan
jumlah mutasi aktiva tetap)
3.
Membukukan
mutasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap
(Menentukan
pencatatan atas pertukaran aktiva tetap)
|
A. Pengertian
Aktiva Tetap
Aktiva
tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan
dibangun terlebih dahulu, yang dipergunakan dalam operasi perusahaan, tidak
dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai
manfaat lebih dari 1 tahun.
B. Karakteristik
Aktiva tetap
a.
Dipergunakan untuk operasional perusahaan dan tidak
untuk dijual
b.
Bukan merupakan investasi jangka panjang bagi
perusahaan
c.
Digunakan perusahaan dalam jangka waktu lebih dari 1
tahun
d.
Memiliki nilai material yang cukup besar
C. Jenis –
Jenis Aktiva Tetap
Secara umum aktiva tetap dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
a)
Aktiva tetap berwujud (Tangible Fixed Assets)
Merupakan aktiva – aktiva yang
memiliki bantuk fisik dan digunakan dalam operasional normal perusahaan, serta
mempunyai kegunaan dalam operasional normal perusahaan dan mempunyai kegunaan
yang relative permanen.
Karakteristik aktiva tetap berwujud :
a.
Memiliki bentuk fisik
b.
Digunakan secara aktif dalam kegiatan normal
perusahaan
c.
Dimiliki tidak sebagai investasi (penanaman modal)
dan tidak diperjual belikan
d.
Memiliki jangka waktu kegunaan (umur) lebih dari 1
tahun
e.
Memberikan manfaat dimasa yang akan datang.
Pengelompokan Aktiva Tetap Berwujud :
a.
Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaannya tidak
terbatas (Ex. : Tanah)
b.
Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaannya
terbatas dan dapat diganti dengan aktiva
sejenis apabila masa kegunaannya telah berakhir (Ex. : Kendaraan, mesin)
c.
Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaanya terbatas
dan tidak dapat diganti dengan dengan aktiva sejenis apabila masa kegunaannya
telah berakhir (Ex. : Sumber alam, Tambang, minyak bumi)
b)
Aktiva tetap tidak berwujud (Intangible Fixed
Assets)
Adalah aktiva yang umurnya panjang dan memberikan manfaat bagi operasi
perusahaan tetapi tidak mempunyai bentuk fisik.
Yang termasuk aktiva tetap tidak berwujud, Yaitu :
a.
Hak paten
Adalah hak tunggal yang diberikan oleh pemerintah
melalu direktorat/ directorial paten kepada perorangan / suatu badan untuk
memanfaatkan suatu penemuan tertentu.
b.
Hak cipta
Adalah hak tunggal yang diberikan kepada orang /
suatu badan untuk memperbanyak dan menjual barang-barang hasil karya seni/karya
intelektual.
c.
Merek dagang
Adalah hak tunggal yamg diberikan kepada orang /
badan usaha untuk menggunakan cap, nama atau lambing usaha
d.
Franchise (Wara laba)
adalah hak tunggal yang diperoleh suatu perusahaan
dari Perusahaan lain untuk mengomersilkan produk, proses, teknik atau resep
tertentu.
e.
Goodwill
adalah nilai lebih yang dimiliki suatu perusahaan
sebagai akibat adanya norma baik, letak yang strategis, manager yang baik dsb.
1. MENGIDENTIFIKASI PENYUSUTAN DAN
AKUMULASI PENYUSUTAN AKTIVA TETAP
(Menentukan Jumlah Beban Penyusutan Mesin
Berdasarkan Metode Yang Digunakan)
a. Metode Garis Lurus
Yaitu suatu cara untuk mengurangi dan mengalokasikan
harga pokok atau harga perolehan Aktiva Tetap menjadi beban dengan jumlah yang
sama setiap periode akuntansi selama umur ekonomis Aktiva Tetap tersebut.
|
Rumus penyusutan
dengan metode garis lurus :
Penyusutan / thn : Harga Perolehan - Nilai Residu
Umur
Ekonomis
|
Contoh soal :
1)
Pada Tanggal 1 Januari 2010 PT JUANDA membeli sebuah
mesin MFH-0213 dengan harga perolehan Rp 130.000.000,-. Usia penggunaan mesin
yang bersangkutan ditaksir selama 8 tahun dengan nilai residu Rp 10.000.000,-
Dari data tersebut hitunglah penyusutan pada tahun 2010
Pembahasan
Penyusutan = Harga perolehan-Nilai Residu
Umur Ekonomis
= Rp 130.000.000 - Rp 10.000.000
8
= Rp 120.000.000 =
Rp 15.000.000
8
2)
Pada 1 Maret
2004 PT MERBABU membeli sebuah mesin dengan harga Rp 150.000.000,00,
sebelum dioperasikan dikeluarkan biaya-biaya berikut ini:
·
Biaya pemesangan Rp 1.500.000,00
·
Biaya pengangkutan Rp 4.000.000,00
·
Biaya percobaan dan service Rp 6.000.000,00
Mesin
dioperasikan mulai tanggal 4 Maret 2004 dengan umur ekonomis 5 tahun. Nilai
residu Rp 10.000.000,00 hitunglah beban penyusutan tahun 2004..??
Pembahasan
Harga perolehan :
Mesin Rp
150.000.000
Biaya pemasangan Rp 1.500.000
Biaya pengangkutan Rp 4.000.000
Biaya percobaan danservice Rp 6.000.000
Harga
perolehan mesin Rp
161.500.000
Penyusutan = HP – NS
UE
= 161.500.000
– 10.000.000
5
= 151.500.000
= 30.000.000
5
Penyusutan
Tahun 2004 :
(Maret –
Desember 2004 ) = 10 bulan
Penyusutan =
10 x Rp. 30.300.000
12
= Rp. 25.250.000
b. Metode Jumlah Angka Tahun
Menurut Metode ini penyusutan untuk tiap tahun
penggunaaan Aktiva Tetap Jumlahnya menurun.
|
Rumus Penyusutan :
= Sisa usia Aktuva Tetap pada tahun penggunaannya X
Jumlah yg harus disusutkan
Jumlah Angka Tahun usia Aktiva Tetap
Atau
Penyusutan :
= Angka Tahun dibalik x
(HP - NS)
Jml angka Tahun
|
Contoh Soal :
1) Sebuah kendaraan dengan harga perolehan 6.400.000 dengan umur ekonomis 5
tahun dan nilai residu ditaksir 1.600.000.
Buatlah perhitungan besarnya penyusutan dengan menggunakan metode jumlah
angka tahun
Pembahasan :
Tarif penyusutan =
Angka Tahun dibalik X (HP - NS)
Jml angka Tahun
Jumlah angka tahun = 1+2+3+4+5 = 15
Penyusutan Tahun 1 = 5 ( 64.000.000 – 16.000.000 )
15
=
16.000.000
Penyusutan Tahun 2 = 4 ( 64.000.000 – 16.000.000 )
15
=
12.800.000
Penyusutan Tahun 3 = 3 ( 64.000.000 – 16.000.000 )
15
=
9.600.000
Penyusutan tahun 4 = 2 ( 64.000.000 – 16.000.000 )
15
=
6.400.000
Penyusutan tahun 5 = 1 ( 64.000.000 – 16.000.000 )
15
=
3.200.000
c. Metode Menurun Ganda
Dalam Penerapan metode ini penyusutan tiap tahun
penggunaan Aktiva Tetap ditentukan berdasarkan persentase tertentu yang
dihitung dari harga buku pada tahun yang bersangkutan.
|
Rumus :
Cari Presentase =
100% x 2
UE
Penyusutan
= Presentase %
X nilai buku tahun sebelumnya
|
Contoh Soal
1)
Sebuah Mesin mulai dioperasikan tanggal 1 januari
2010 dengan nilai perolehan Rp 50.000.000,00. Nilai sisa/residu Rp
10.000.000,00, umur ekonomis kendaraan tersebut 5 tahun. Hitunglah penyusutan
kendaraan dengan metode menurun ganda
Pembahasan :
Cari prosentase….
Prosentase =
100% x 2
UE
=
100% x 2 = 40 %
5
Besarnya
penyusutan :
Penyusutan
tahun I = 40% x HP
= 40% x 50.000.000 =
20.000.000
Penyuusutan tahun II = 40% x HP-Penyusutan tahun I
=
40% x 50.000.000 - 20.000.000 = 12.000.000
Penyusutan tahun III = 40% x HP-Penyusutan tahun I & II
= 40% x 50.000.000 - 32.000.000 =
7.200.000
Penyusutan tahun IV = 40% x HP - Penyusutan tahun I, II,
III
=
40% x 50.000.000 - 39.200.000 = 4.320.000
Penyusutan tahun V = 40% x HP - Penyusutan tahun I, II, III, IV
= 40% x 50.000.000 - 43.520.000 = 2.592.000
2)
Sebuah Mesin Mulai dioperasikan pada tanggal 1
oktober 2009. Mesin tersebut diperoleh dengan harga Rp. 80.000.000 ditaksir
dapat dioperasikan selama 4 tahun dan disusutkan menurut metode menurun ganda.
Maka besarnya penyusutan adalah…??
Pembahasan :
Prosentase =
100% x 2
UE
=
100% x 2 = 50 %
4
Beban penyusutan
Penyusutan tahun I = 3 x 50% x HP
12
= 3 x 50% x 80.000.000 =
10.000.000
12
Penyusutan tahun II = 50% x HP - Penyusutan tahun I
=
50% x 80.000.000 – 10.000.000 = 35.000.000
Penyusutan tahun III = 50% x HP-Penyusutan tahun I &
II
=
50% x 80.000.000 - 45.000.000 = 17.500.000
Penyusutan tahun IV = 50% x HP - Penyusutan tahun I, II, III
= 50% x 80.000.000 – 62.500.000 =
8.750.000
Penyusutan tahun V = 9 x 50% x
HP - Penyusutan tahun I, II, III, IV
12
=
9 x 50% x 80.000.000 – 71.250.000 = 3.281.250
12
d. Metode Satuan Jam Kerja
Dalam penerapan metode ini beban penyusutan
diterapkan berdasarkan jam kerja yang dapat dicapai dalam periode yang bersangkutan.
|
Rumus :
Beban penyusutan :
= Jam kerja yang dicapai X tarif
penyusutan Tiap jam kerja
Tarif penyusutan tiap jam kerja :
= Harga
Perolehan – Nilai Residu
Taksiran
jam kerja yg dpt dicapai selama penggunaan Aktiva Tetap
|
Contoh Soal :
1)
Mesin dengan harga perolehan Rp. 10.000.000
mempunyai nilai residu Rp. 1.000.000 ditaksir umur ekonomis selama 5 tahun.
Taksiran jam kerja selama umur ekonomis sebagi berikut :
Tahun 1 :
1.500 Jam
Tahun II : 2.000 Jam
Tahun III : 4.000 Jam
Tahun IV : 1.500 Jam
Tahun V : 1.000 Jam
Dari data diatas hitunglah: Penyusutan setiap
tahunnya…?
Pembahasan
Taksiran jam kerja yang dapat dicapai = 1.500 + 2.000 + 4.000 + 1.500 + 1.000
= 10.000 Jam
Tarif Penyusutan = Rp. 10.000.000 – Rp. 1.000.000
10.000
= Rp.900
Penyusutan tiap tahun :
Ø
Tahun Ke-1 :
1.500 x Rp. 900 = Rp. 1.350.000
Ø
Tahun Ke-2 :
2.000 x Rp. 900 = Rp. 1.800.000
Ø
Tahun Ke-3 :
4.000 x Rp. 900 = Rp. 3.600.000
Ø
Tahun ke-4 :
1.500 x Rp. 900 = Rp. 1.350.000
Ø
Tahun Ke-5 :
1.000 x Rp. 900 = Rp. 900.000
e. Metode Satuan Hasil Produksi
Penerapan Metode ini sama dengan penerapan metode
satuan jam kerja yaitu berdasarkan pada faktor penggunaan dalam penerapan
metode ini beban penyusutan ditetapkan berdasarkan jumlah satuan produk yang
dihasilkan dalam periode yang bersangkutan.
|
Rumus :
Penyusutan :
= Satuan produk yang dihasilkan X tarif
pennyusutan per satuan produk
Tarif penyusutan
persatuan produk :
= Harga Perolehan – Nilai Residu
Taksiran
jumlah produk yg dapat dihasilkan selama masa maanfaat
|
Contoh Soal :
1)
Sebuah mesin pabrik mempunyai harga perolehan
sebesar Rp 55.000.000,00 diperkirakan mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun
dengan nilai sisa sebesar Rp 5.000.000,00 serta diperkirakan dapat menghasilkan
unit produksi selama 5 tahun sebagai berikut :
Tahun Ke-1 = 15.000 unit
Tahun Ke-1 = 15.000 unit
Tahun Ke-2 = 12.500 unit
Tahun Ke-3 = 10.000 unit
Tahun Ke-4 = 7.500 unit
Tahun Ke-5 = 5.000 unit
Maka besarnya penyusutan jika menggunakan metode
satuan hasil produksi adalah…???
Pembahasan
Taksiran jumlah produk yg dpt dihasilkan = 15.000 + 12.500 + 10.000 + 7.500 + 5000
=
50.000 Unit
Penyusutan per unit = (Rp.55.000.000,00 – Rp. 5.000.000,00) = Rp. 1.000
50.000
Penyusutan / tahun :
Tahun
|
Unit
Produksi
|
Tarif
|
Penyusutan
|
1
|
15.000
|
Rp 1.000,00
|
Rp 15.000.000,00
|
2
|
12.500
|
Rp 1.000,00
|
Rp 12.500.000,00
|
3
|
10.000
|
Rp 1.000,00
|
Rp 10.000.000,00
|
4
|
7.500
|
Rp 1.000,00
|
Rp 7.500.000,00
|
5
|
5.000
|
Rp 1.000,00
|
Rp 5.000.000,00
|
2. MEMBUKUKAN
MUTASI AKTIVA TETAP KE KARTU AKTIVA TETAP
(Menentukan
Jumlah Mutasi Aktiva Tetap)
a. Pencatatan Mutasi / Pencatatan
pembelian
§ Secara Tunai
Contoh
Soal :
PT
Remaja dalam bulan juli 2010 membeli mesin seharga Rp. 110.000.000 dan biaya
pengangkutan sebesar Rp. 10.000.000, maka jurnalnya adalah..?
Pembahasan
:
Jurnalnya
Mesin Rp.
110.000.000
Biaya pengangkutan Rp. 10.000.000
Kas Rp.
120.000.000
§ Secara Kredit
Contoh
Soal :
Pada
tanggal 15 Januari 2008 suatu perusahaan membeli sebuah kendaraan dengan harga
kredit Rp. 115.000.000, maka jurnalnya adalah..?
Pembahasan
:
Jurnalnya
Kendaraan Rp. 115.000.000
Utang dagang Rp.
115.000.000
b. Pencatatan Penghentian Ativa Tetap.
(Dibuang Atau Dihancurkan)
Contoh Soal:
1)
Sebuah mesin yang harga perolehannya Rp. 20.000.000;
dan telah habis disusutkan kemudian dibuang. Dari data tersebut maka jurnlny
adalah.?
Jurnalnya
Akumulasi penyusutan Mesin Rp.
20.000.000
Mesin Rp.
20.000.000
c.
Pencatatan Transaksi Penjualan
Aktiva Tetap
Dalam hal
aktivitas aktiva tetap yang belum habis masa penggunaannya karena suatu hal
kemudian dijual, harga perolehan dan akumulasi
penyusutan aktiva tetap yang bersangkutan harus dikeluarkan dari catatan
perusahaan. Selisih antara hasil penjualan dan harga buku aktiva tetap yang
dijual dicatat sebagai laba/rugi
penjualan aktiva tetap.
Contoh Soal :
1)
Kendaraan angkutan MHF.8910
dengan harga perolehan Rp. 120.000.000 setelah disusutkan sebesar Rp.
72.000.000 pada tanggal 5 januari 2008 dijual dengan harga Rp. 60.000.000.
Dari data diatas buatlah :
Ø
Jurnal penyusutan aktiva
tetap
Ø
Jurnal penjualan aktiva
tetap
Pembahasan :
Ø
Jurnal penyusutan aktiva
tetap
Beban peny. Kendaraan Rp. 72.000.000
Akum. Peny.
Kendaraan Rp.
72.000.000
Ø
Jurnal penjualan aktiva tetap
§ Hasil Penjualan Rp.
60.000.000
Nilai buku kendaraan
§ Harga Perolehan Rp. 120.000.000
§ Akum. Peny (Rp.
72.000.000)
Nilai buku
kendaraan (Rp.
48.000.000)
Laba
Penjualan aktiva tetap Rp. 12.000.000
Jurnalnya
Kas Rp.
60.000.000 Akum. Peny. Kendaraan Rp. 72.000.000
Laba
Penjualan Aktiva tetap Rp. 12.000.000
Kendaraan Rp. 120.000.000
d.
Pencatatan Transaksi Penghentian Aktiva Tetap Karena
Kerusakan
Dalam hal aktiva
tetap diberhentikan dari pemakaiannya karena alasan rusak harga perolehan dan
akumulasi aktiva tetap yang bersangkutan harus dihilangkan dari catatan
perusahaan. Harga buku asset pada saat dihentikan pemakaiannya dicatat sebagai
kerigian penghentian aktiva tetap. Apabila aktiva tetap yang bersangkutan
dibuang atau dipinfahkan, biaya untuk pemindahan atau membuangnya juga dicatat
sebagai kerugian pemberhentian aktiva tetap
Contoh Soal :
1)
Mesin FNA. 042 yang diperoleh dengan harga Rp.
120.000.000 rusak berat sehingga harus
dihentikan dari pemakaiannya. Akumulasi penyusutan mesin tersebut berjumlah Rp.
96.000.000. biaya untuk pemindahan sebesar Rp. 2.000.000 dibayar tunai.
Dari data diatas buatlah :
ü Jurnal
Pemindahan aktiva tetap
ü Jurnal
penghentian aktiva tetap
Pembahasan :
Ø Jurnal
pemindahan aktiva tetap
Beban Pemindahan Rp. 2.000.000
Kas Rp.
2.000.000
Ø
Jurnal penghentian Aktiva Tetap
Nilai buku mesin :
120.000.000 – 96.000.000 = 24.000.000
Beban Pemindahan = 2.000.000
Rugi Penghentian Aktiva Tetap…………………. 26.000.000
Jurnalnya
Akumulasi Peny. Mesin Rp. 96.000.000
Rugi penghentian aktiva tetap Rp.
26.000.000
Mesin Rp.
120.000.000
Kas Rp. 2.000.000
e.
Penghentian Aktiva Tetap
Karena Disingkirkan Atau Dibesituakan
Contoh Soal :
1)
Peralatan kantor yang harga perolehannya Rp.
6.000.000 disusutkan Rp. 5.000.000 dibesituakan karena telah habis masa
penggunaannya. Jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah.
Jurnalnya..
Akum. Peny. Peralatan kantor Rp. 5.000.000
Rugi penghentian Aktiva Tetap Rp. 1.000.000
Peralatan Kantor Rp.
6.000.000
f.
Penghentian Aktiva Tetap Dari Penggunaannya Tetapi
Tidak Dilepas
Dalam hal
demikian akumulasi penyusutan asset tetap yang bersangkutan harus dikeluarkan
dari catatan pembukuan. Yaitu dengan mendebet akun akumulasi penyusutan dan
mengkredit akun asset tetap yang bersangkutan. Jika akun asset tetap masih
mempunyai harga buku diinformasikan dalam neraca sebagai asset lain-lain.
Contoh Soal :
1)
Mesin yang harga perolehannya Rp. 100.000.000 dan
telah disusutkan sebesar Rp. 90.000.000 diberhentikn dari penggunaannya. Jika
mesin yang bersangkutan tidak lepas maka jurnal yang diperlukan adalah..?
Jurnalnya
Akumulasi penyusutan mesin Rp. 90.000.000
Mesin Rp.
90.000.000
3. MEMBUKUKAN MUTASI PENYUSUTAN DAN AKUMULASI
PENYUSUTAN AKTIVA TETAP
(Menentukan Pencatatan Atas Pertukaran Aktiva Tetap)
a.
Pertukaran Aktiva sejenis
Yang dimaksud dengan
pertukaran aktiva tetap sejenis adalah pertukaran aktiva tetap yang sifat dan
fungsinya sama, misalkan mesin produksi merk A ditukar dengan mesin produksi
merk B.
Contoh Soal :
1)
Pada tanggal 31 maret 2009, mesin A (lama) ditukar
dengan mesin B (baru). Mesin A dibeli tanggal 1 januari 2006 dengan harga
perolehan Rp. 160.000.000. Taksiran masa manfaatnya adalah 5 tahun dengan nilai
sisa Rp.10.00.000. Harga perolehan mesin baru adalah Rp. 175.000.000.
perusahaan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Apabila perusahaan
menambah uang tunai sebesar Rp. 70.000.000. maka pencatatannya dalam jurnal
adalah..?
Pembahasan :
Harga Perolehan mesin B (baru) Rp. 175.000.000
Kas (Rp.
70.000.000)
Rp. 105.000.000
Nilai Buku Mesin A (lama)
Harga perolehan Rp.
160.0000.000
Akumulasi Penyusutan
Tahun 2006
: 160.000.000 – 10.000.000 : Rp.
30.000.000
5
Tahun 2007 :
Rp. 30.000.000
Tahun 2008 :
Rp. 30.000.000
Tahun 2009
: 3 x Rp. 30.000.000 : Rp. 7.500.000
12
Jumlah penyusutan (Rp 97.500.000)
Nilai Buku (Rp. 62.500.000)
Laba Pertukaran Aktiva Tetap Rp. 42.500.000
Apabila aktiva tetap
ditukar dengan aktiva tetap yang sejenis (secara operasional fungsinya sama),
sesuai dengan prinsip konservatisme maka:
Jika timbul laba
atas pertukaran, maka laba tersebut tidak diakui
jika timbul rugi
atas pertukaran, maka kerugian tersebut harus diakui
Laba pertukaran tersebut
di atas, kemudian dikurangkan terhadap harga perolehan aktiva baru, sehingga
dapat ditentukan harga perolehan aktiva baru (setelah dikurangi laba
pertukaran) yang akan dicatat dalam pembukuan.
Harga Mesin Baru (Mesin
B) 175.000.000
Laba Pertukaran (42.500.000)
Harga Mesin Baru
(Setelah dikurangi Laba) 132.500.000
Maka Jurnalnya :
Mesin
(baru) Rp. 132.500.000
Akum.
Peny mesin (lama) Rp. 97.500.000
Mesin (lama) Rp.
160.000.000
Kas Rp
. 70.000.000
*) Jurnal di atas tidak meniadakan laba yang diperoleh, tetapi hanya menunda atau menangguhkannya ke periode berikutnya. Oleh karena itu, laba untuk periode-periode berikutnya akan lebih tinggi karena depresiasi peralatan mesin baru dicatat lebih rendah dari harga perolehan sesungguhnya.
*) Jurnal di atas tidak meniadakan laba yang diperoleh, tetapi hanya menunda atau menangguhkannya ke periode berikutnya. Oleh karena itu, laba untuk periode-periode berikutnya akan lebih tinggi karena depresiasi peralatan mesin baru dicatat lebih rendah dari harga perolehan sesungguhnya.
b.
Pertukaran Aktiva tidak sejenis
Contoh Soal :
1)
Sebuah truk dengan harga perolehan Rp 100.000.000
telah disusutkan Rp 70.000.000 pada tanggal 5 Juli 2005 ditukar dengan sebuah
Bus dengan harga Rp 150.000.000
Buatlah jurnalnya jika dalam pertukaran tersebut:
·
Menambah uang tunai Rp 130.000.000
·
Menambah uang tunai Rp 115.000.000
Pembahasan :
Ø
Menambah uang tunai Rp. 130.000.000
§ Bus Rp.
150.000.000
§ Kas (Rp. 130.000.000)
Rp.
20.000.000
§ Nilai buku truk
§ Truk :
Rp. 100.000.000
§ Penyusutan :(Rp. 70.000.000)
Nilai Buku (Rp.
30.000.000)
§
Rugi Pertukaran Rp. 10.000.000
Jurnalnya :
Bus Rp 150.000.000
Akumulasi penyusutan
truk
Rp 70.000.000
Rugi pertukaran
kendaraan
Rp 10.000.000
Truk Rp.
100.000.000
Kas Rp.
130.000.000
Ø
Menambah uang tunai Rp. 115.000.000
§
Bus Rp.
150.000.000
§
Kas (Rp. 115.000.000)
Rp. 35.000.000
§
Nilai buku truk
§
Truk :
Rp. 100.000.000
§
Penyusutan :(Rp. 70.000.000)
Nilai buku (Rp.
30.000.000)
§
Rugi Pertukaran Rp. 5.000.000
Jurnalnya :
Bus Rp
150.000.000.
Akumulasi penyusutan truk Rp 70.000.000.
Truk Rp
100.000.000.
Kas Rp
115.000.000.
laba Pertukaran Rp. 5.000.000.