Tampilkan postingan dengan label Akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akuntansi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Maret 2016

Metode Perhitungan Penyusutan Aktiva Tetap

RANGKUMAN
AKTIVA TETAP



Standar kompetensi Lulusan :
1.    Mengidentifikasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap
(Menentukan jumlah beban penyusutan mesin berdasarkan metode yang digunakan)
2.    Membukukan mutasi aktiva tetap ke kartu aktiva tetap
(Menentukan jumlah mutasi aktiva tetap)
3.    Membukukan mutasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap
(Menentukan pencatatan atas pertukaran aktiva tetap)

 

A.  Pengertian Aktiva Tetap
Aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun terlebih dahulu, yang dipergunakan dalam operasi perusahaan, tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai manfaat lebih dari 1 tahun.
B.  Karakteristik Aktiva tetap
a.    Dipergunakan untuk operasional perusahaan dan tidak untuk dijual
b.    Bukan merupakan investasi jangka panjang bagi perusahaan
c.    Digunakan perusahaan dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun
d.   Memiliki nilai material yang cukup besar
C.  Jenis – Jenis Aktiva Tetap
Secara umum aktiva tetap dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
a)    Aktiva tetap berwujud (Tangible Fixed Assets)
     Merupakan aktiva – aktiva yang memiliki bantuk fisik dan digunakan dalam operasional normal perusahaan, serta mempunyai kegunaan dalam operasional normal perusahaan dan mempunyai kegunaan yang relative permanen.
Karakteristik aktiva tetap berwujud :
a.    Memiliki bentuk fisik
b.    Digunakan secara aktif dalam kegiatan normal perusahaan
c.    Dimiliki tidak sebagai investasi (penanaman modal) dan tidak diperjual belikan
d.   Memiliki jangka waktu kegunaan (umur) lebih dari 1 tahun
e.    Memberikan manfaat dimasa yang akan datang.

Pengelompokan Aktiva Tetap Berwujud :
a.    Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaannya tidak terbatas (Ex. : Tanah)
b.    Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaannya terbatas  dan dapat diganti dengan aktiva sejenis apabila masa kegunaannya telah berakhir (Ex. : Kendaraan, mesin)
c.    Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaanya terbatas dan tidak dapat diganti dengan dengan aktiva sejenis apabila masa kegunaannya telah berakhir (Ex. : Sumber alam, Tambang, minyak bumi)

b)   Aktiva tetap tidak berwujud (Intangible Fixed Assets)
Adalah aktiva yang umurnya panjang dan memberikan manfaat bagi operasi perusahaan tetapi tidak mempunyai bentuk fisik.
Yang termasuk aktiva tetap tidak berwujud, Yaitu :
a.    Hak paten
Adalah hak tunggal yang diberikan oleh pemerintah melalu direktorat/ directorial paten kepada perorangan / suatu badan untuk memanfaatkan suatu penemuan tertentu.
b.    Hak cipta
Adalah hak tunggal yang diberikan kepada orang / suatu badan untuk memperbanyak dan menjual barang-barang hasil karya seni/karya intelektual.
c.    Merek dagang
Adalah hak tunggal yamg diberikan kepada orang / badan usaha untuk menggunakan cap, nama atau lambing usaha
d.   Franchise (Wara laba)
adalah hak tunggal yang diperoleh suatu perusahaan dari Perusahaan lain untuk mengomersilkan produk, proses, teknik atau resep tertentu.
e.    Goodwill
adalah nilai lebih yang dimiliki suatu perusahaan sebagai akibat adanya norma baik, letak yang strategis, manager yang baik dsb.



1.    MENGIDENTIFIKASI PENYUSUTAN DAN AKUMULASI PENYUSUTAN AKTIVA TETAP
(Menentukan Jumlah Beban Penyusutan Mesin Berdasarkan Metode Yang Digunakan)

a.    Metode Garis Lurus
Yaitu suatu cara untuk mengurangi dan mengalokasikan harga pokok atau harga perolehan Aktiva Tetap menjadi beban dengan jumlah yang sama setiap periode akuntansi selama umur ekonomis Aktiva Tetap tersebut.



Rumus penyusutan dengan metode garis lurus :

Penyusutan / thn :          Harga Perolehan - Nilai Residu
                                                   Umur Ekonomis


Contoh soal :
1)   Pada Tanggal 1 Januari 2010 PT JUANDA membeli sebuah mesin MFH-0213 dengan harga perolehan Rp 130.000.000,-. Usia penggunaan mesin yang bersangkutan ditaksir selama 8 tahun dengan nilai residu Rp 10.000.000,- Dari data tersebut hitunglah penyusutan pada tahun 2010
Pembahasan
Penyusutan   =  Harga perolehan-Nilai Residu
                                   Umur Ekonomis
                      =  Rp 130.000.000 - Rp 10.000.000
                                              8
                      =  Rp 120.000.000   = Rp 15.000.000
                                     8

2)   Pada 1 Maret  2004 PT MERBABU membeli sebuah mesin dengan harga Rp 150.000.000,00, sebelum dioperasikan dikeluarkan biaya-biaya berikut ini:
·      Biaya pemesangan Rp 1.500.000,00
·      Biaya pengangkutan Rp 4.000.000,00
·      Biaya percobaan dan service Rp 6.000.000,00
Mesin dioperasikan mulai tanggal 4 Maret 2004 dengan umur ekonomis 5 tahun. Nilai residu Rp 10.000.000,00 hitunglah beban penyusutan tahun 2004..??

Pembahasan
Harga perolehan :
Mesin                                                                                    Rp 150.000.000
Biaya pemasangan                                                                Rp     1.500.000
Biaya pengangkutan                                                             Rp     4.000.000
Biaya percobaan danservice                                                 Rp     6.000.000
                Harga perolehan mesin                                         Rp 161.500.000

Penyusutan   =  HP – NS   
                               UE
=  161.500.000 – 10.000.000  
                                              5         
=  151.500.000  = 30.000.000
                                                5
Penyusutan Tahun 2004 :
(Maret – Desember 2004 )    = 10 bulan
Penyusutan                           = 10  x Rp. 30.300.000
                                                 12
                                              = Rp. 25.250.000

b.   Metode Jumlah Angka Tahun
Menurut Metode ini penyusutan untuk tiap tahun penggunaaan Aktiva Tetap Jumlahnya menurun.

          Rumus Penyusutan :
          =   Sisa usia Aktuva Tetap  pada tahun penggunaannya   X  Jumlah yg harus disusutkan
             Jumlah Angka Tahun usia Aktiva Tetap

               Atau
        Penyusutan :
        =   Angka Tahun dibalik   x   (HP - NS)
                Jml angka Tahun
  

Contoh Soal :
1)   Sebuah kendaraan dengan harga perolehan 6.400.000 dengan umur ekonomis 5 tahun dan nilai residu ditaksir 1.600.000.
Buatlah perhitungan besarnya penyusutan dengan menggunakan metode jumlah angka tahun

Pembahasan :
Tarif penyusutan       = Angka Tahun dibalik   X   (HP - NS)
                                         Jml angka Tahun

Jumlah angka tahun = 1+2+3+4+5 = 15

Penyusutan Tahun 1             = 5  ( 64.000.000 – 16.000.000 )
                                                 15
                                              = 16.000.000
         

Penyusutan Tahun 2             = 4  ( 64.000.000 – 16.000.000 )
                                                 15
                                              = 12.800.000

Penyusutan Tahun 3             = 3  ( 64.000.000 – 16.000.000 )
                                                15
                                              = 9.600.000
                               
Penyusutan tahun 4              = 2  ( 64.000.000 – 16.000.000 )
                                                15
                                              = 6.400.000
                           
Penyusutan tahun 5              = 1  ( 64.000.000 – 16.000.000 )
                                                15
                                              = 3.200.000

c.    Metode Menurun Ganda
Dalam Penerapan metode ini penyusutan tiap tahun penggunaan Aktiva Tetap ditentukan berdasarkan persentase tertentu yang dihitung dari harga buku pada tahun yang bersangkutan.


Rumus :
Cari Presentase              = 100%  x  2
                                            UE

Penyusutan                    = Presentase % X nilai buku tahun sebelumnya


Contoh Soal
1)   Sebuah Mesin mulai dioperasikan tanggal 1 januari 2010 dengan nilai perolehan Rp 50.000.000,00. Nilai sisa/residu Rp 10.000.000,00, umur ekonomis kendaraan tersebut 5 tahun. Hitunglah penyusutan kendaraan dengan metode menurun ganda

Pembahasan :
Cari prosentase….
Prosentase     = 100% x 2
                           UE
                      = 100% x 2   = 40 %
                            5
Besarnya penyusutan :
Penyusutan tahun I               = 40% x HP
                                              = 40% x 50.000.000 = 20.000.000

Penyuusutan tahun II           = 40% x HP-Penyusutan tahun I
                                              = 40% x 50.000.000 - 20.000.000 = 12.000.000

Penyusutan tahun III            = 40% x HP-Penyusutan tahun I & II
                                              = 40% x 50.000.000 - 32.000.000 = 7.200.000

Penyusutan tahun IV            = 40% x HP - Penyusutan tahun I, II, III
                                              = 40% x 50.000.000 - 39.200.000 = 4.320.000

Penyusutan tahun V             = 40% x HP  - Penyusutan tahun I, II, III, IV
                                              = 40% x 50.000.000 - 43.520.000 = 2.592.000

2)   Sebuah Mesin Mulai dioperasikan pada tanggal 1 oktober 2009. Mesin tersebut diperoleh dengan harga Rp. 80.000.000 ditaksir dapat dioperasikan selama 4 tahun dan disusutkan menurut metode menurun ganda. Maka besarnya penyusutan adalah…??

            Pembahasan :
            Prosentase     = 100% x 2
                                        UE
                                  = 100% x 2   = 50 %
                                        4

            Beban penyusutan
            Penyusutan tahun I               = 3 x 50% x HP
                                                            12     
                                                         = 3 x 50% x 80.000.000 = 10.000.000
                                                           12

            Penyusutan tahun II             = 50% x HP - Penyusutan tahun I
                                                         = 50% x 80.000.000 – 10.000.000 = 35.000.000

            Penyusutan tahun III            = 50% x HP-Penyusutan tahun I & II
                                                         = 50% x 80.000.000 - 45.000.000 = 17.500.000

           Penyusutan tahun IV            = 50% x HP - Penyusutan tahun I, II, III
                                                         = 50% x 80.000.000 – 62.500.000 = 8.750.000

          Penyusutan tahun V              = 9 x 50% x HP - Penyusutan tahun I, II, III, IV
                                                           12
                                                        = 9 x 50% x 80.000.000 – 71.250.000 = 3.281.250
                       12


d.   Metode Satuan Jam Kerja
Dalam penerapan metode ini beban penyusutan diterapkan berdasarkan jam kerja yang dapat dicapai dalam periode yang bersangkutan.


         Rumus :
         Beban penyusutan :
=     Jam kerja yang dicapai X tarif penyusutan Tiap jam kerja

         
         Tarif  penyusutan tiap jam kerja :
=                           Harga Perolehan – Nilai Residu
     Taksiran jam kerja yg dpt dicapai selama penggunaan Aktiva Tetap

Contoh Soal :
1)   Mesin dengan harga perolehan Rp. 10.000.000 mempunyai nilai residu Rp. 1.000.000 ditaksir umur ekonomis selama 5 tahun. Taksiran jam kerja selama umur ekonomis sebagi berikut :
  Tahun 1         : 1.500 Jam
  Tahun II        : 2.000 Jam
  Tahun III      : 4.000 Jam
  Tahun IV      : 1.500 Jam
  Tahun V        : 1.000 Jam
Dari data diatas hitunglah: Penyusutan setiap tahunnya…?

Pembahasan
Taksiran jam kerja yang dapat dicapai          = 1.500 + 2.000 + 4.000 + 1.500 + 1.000
                                                                      = 10.000 Jam

Tarif Penyusutan       =  Rp. 10.000.000 – Rp. 1.000.000
                                                          10.000
                                  =  Rp.900

Penyusutan tiap tahun :
     Ø Tahun Ke-1          : 1.500 x Rp. 900        = Rp. 1.350.000
     Ø Tahun Ke-2          : 2.000 x Rp. 900        = Rp. 1.800.000
     Ø Tahun Ke-3          : 4.000 x Rp. 900        = Rp. 3.600.000
     Ø Tahun ke-4           : 1.500 x Rp. 900        = Rp. 1.350.000
     Ø Tahun Ke-5          : 1.000 x Rp. 900        = Rp.    900.000


e.    Metode Satuan Hasil Produksi
Penerapan Metode ini sama dengan penerapan metode satuan jam kerja yaitu berdasarkan pada faktor penggunaan dalam penerapan metode ini beban penyusutan ditetapkan berdasarkan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode yang bersangkutan.


         Rumus :
         Penyusutan :
=      Satuan produk yang dihasilkan X tarif pennyusutan per satuan produk

        Tarif penyusutan persatuan produk :
=                           Harga Perolehan – Nilai Residu
      Taksiran jumlah produk yg dapat dihasilkan selama masa maanfaat



Contoh Soal :
1)   Sebuah mesin pabrik mempunyai harga perolehan sebesar Rp 55.000.000,00 diperkirakan mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan nilai sisa sebesar Rp 5.000.000,00 serta diperkirakan dapat menghasilkan unit produksi selama 5 tahun sebagai berikut :
Tahun Ke-1 = 15.000 unit
Tahun Ke-2 = 12.500 unit
Tahun Ke-3 = 10.000 unit
Tahun Ke-4 =   7.500 unit
Tahun Ke-5 =   5.000 unit
Maka besarnya penyusutan jika menggunakan metode satuan hasil produksi adalah…???

Pembahasan
Taksiran jumlah produk yg dpt dihasilkan   = 15.000 + 12.500 + 10.000 + 7.500 + 5000
                                                                      = 50.000 Unit

Penyusutan per unit  = (Rp.55.000.000,00 – Rp. 5.000.000,00)   = Rp. 1.000
                                                                       50.000           
Penyusutan / tahun :

Tahun
Unit Produksi
Tarif
Penyusutan
1
15.000
Rp 1.000,00
Rp 15.000.000,00
2
12.500
Rp 1.000,00
Rp 12.500.000,00
3
10.000
Rp 1.000,00
Rp 10.000.000,00
4
7.500
Rp 1.000,00
Rp   7.500.000,00
5
5.000
Rp 1.000,00
Rp   5.000.000,00



2.    MEMBUKUKAN MUTASI AKTIVA TETAP KE KARTU AKTIVA TETAP
(Menentukan Jumlah Mutasi Aktiva Tetap)

a.    Pencatatan Mutasi / Pencatatan pembelian
§  Secara Tunai
Contoh Soal :
PT Remaja dalam bulan juli 2010 membeli mesin seharga Rp. 110.000.000 dan biaya pengangkutan sebesar Rp. 10.000.000, maka jurnalnya adalah..?

Pembahasan :
Jurnalnya
          Mesin                                      Rp. 110.000.000
          Biaya pengangkutan               Rp.   10.000.000
                      Kas                                                                  Rp. 120.000.000

§  Secara Kredit
Contoh Soal :
Pada tanggal 15 Januari 2008 suatu perusahaan membeli sebuah kendaraan dengan harga kredit Rp. 115.000.000, maka jurnalnya adalah..?

Pembahasan :
Jurnalnya
          Kendaraan                               Rp. 115.000.000
                      Utang dagang                                                 Rp. 115.000.000

b.    Pencatatan Penghentian Ativa Tetap. (Dibuang Atau Dihancurkan)

Contoh Soal:
1)   Sebuah mesin yang harga perolehannya Rp. 20.000.000; dan telah habis disusutkan kemudian dibuang. Dari data tersebut maka jurnlny adalah.?

Jurnalnya
          Akumulasi penyusutan Mesin             Rp. 20.000.000
                      Mesin                                                              Rp. 20.000.000

c.    Pencatatan Transaksi Penjualan Aktiva Tetap
Dalam hal aktivitas aktiva tetap yang belum habis masa penggunaannya karena suatu hal kemudian dijual, harga perolehan dan akumulasi  penyusutan aktiva tetap yang bersangkutan harus dikeluarkan dari catatan perusahaan. Selisih antara hasil penjualan dan harga buku aktiva tetap yang dijual  dicatat sebagai laba/rugi penjualan aktiva tetap.

Contoh Soal :
1)   Kendaraan angkutan MHF.8910 dengan harga perolehan Rp. 120.000.000 setelah disusutkan sebesar Rp. 72.000.000 pada tanggal 5 januari 2008 dijual dengan harga Rp. 60.000.000.


Dari data diatas buatlah :
Ø Jurnal penyusutan aktiva tetap
Ø Jurnal penjualan aktiva tetap
 
  Pembahasan :
Ø Jurnal penyusutan aktiva tetap
          Beban peny. Kendaraan                      Rp. 72.000.000
                      Akum. Peny. Kendaraan                                 Rp. 72.000.000

Ø Jurnal penjualan aktiva tetap
§  Hasil Penjualan                                                                       Rp. 60.000.000
Nilai buku kendaraan
§  Harga Perolehan                      Rp. 120.000.000
§  Akum. Peny                            (Rp. 72.000.000)
     Nilai buku kendaraan                                                              (Rp. 48.000.000)
     Laba Penjualan aktiva tetap                                                    Rp. 12.000.000

Jurnalnya 
     Kas                                                                  Rp. 60.000.000                                    Akum. Peny. Kendaraan                                 Rp. 72.000.000
                 Laba Penjualan Aktiva tetap                                       Rp.  12.000.000
                 Kendaraan                                                                   Rp. 120.000.000

d.   Pencatatan Transaksi Penghentian Aktiva Tetap Karena Kerusakan
Dalam hal aktiva tetap diberhentikan dari pemakaiannya karena alasan rusak harga perolehan dan akumulasi aktiva tetap yang bersangkutan harus dihilangkan dari catatan perusahaan. Harga buku asset pada saat dihentikan pemakaiannya dicatat sebagai kerigian penghentian aktiva tetap. Apabila aktiva tetap yang bersangkutan dibuang atau dipinfahkan, biaya untuk pemindahan atau membuangnya juga dicatat sebagai kerugian pemberhentian aktiva tetap

Contoh Soal :
1)   Mesin FNA. 042 yang diperoleh dengan harga Rp. 120.000.000 rusak berat  sehingga harus dihentikan dari pemakaiannya. Akumulasi penyusutan mesin tersebut berjumlah Rp. 96.000.000. biaya untuk pemindahan sebesar Rp. 2.000.000 dibayar tunai.
Dari data diatas buatlah :
ü Jurnal Pemindahan aktiva tetap
ü Jurnal penghentian aktiva tetap

Pembahasan :
Ø Jurnal pemindahan aktiva tetap
          Beban Pemindahan                             Rp. 2.000.000
                      Kas                                                                  Rp. 2.000.000


Ø Jurnal penghentian Aktiva Tetap
Nilai buku mesin              : 120.000.000 – 96.000.000                           = 24.000.000
Beban Pemindahan                                                                                  =  2.000.000   
     Rugi Penghentian Aktiva Tetap………………….                                26.000.000

Jurnalnya
     Akumulasi Peny. Mesin                                  Rp. 96.000.000
     Rugi penghentian aktiva tetap                                    Rp. 26.000.000
                 Mesin                                                                          Rp. 120.000.000
                 Kas                                                                              Rp.     2.000.000

e.    Penghentian Aktiva Tetap Karena Disingkirkan Atau Dibesituakan

Contoh Soal :
1)   Peralatan kantor yang harga perolehannya Rp. 6.000.000 disusutkan Rp. 5.000.000 dibesituakan karena telah habis masa penggunaannya. Jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah.

Jurnalnya..
          Akum. Peny. Peralatan kantor            Rp. 5.000.000
          Rugi penghentian Aktiva Tetap          Rp. 1.000.000
                      Peralatan Kantor                                                                     Rp. 6.000.000


f.     Penghentian Aktiva Tetap Dari Penggunaannya Tetapi Tidak Dilepas
Dalam hal demikian akumulasi penyusutan asset tetap yang bersangkutan harus dikeluarkan dari catatan pembukuan. Yaitu dengan mendebet akun akumulasi penyusutan dan mengkredit akun asset tetap yang bersangkutan. Jika akun asset tetap masih mempunyai harga buku diinformasikan dalam neraca sebagai asset lain-lain.

Contoh Soal :
1)   Mesin yang harga perolehannya Rp. 100.000.000 dan telah disusutkan sebesar Rp. 90.000.000 diberhentikn dari penggunaannya. Jika mesin yang bersangkutan tidak lepas maka jurnal yang diperlukan adalah..?

Jurnalnya
          Akumulasi penyusutan mesin             Rp. 90.000.000
                      Mesin                                                              Rp. 90.000.000




3.    MEMBUKUKAN MUTASI PENYUSUTAN DAN AKUMULASI PENYUSUTAN AKTIVA TETAP
(Menentukan Pencatatan Atas Pertukaran Aktiva Tetap)

a.    Pertukaran Aktiva sejenis

     Yang dimaksud dengan pertukaran aktiva tetap sejenis adalah pertukaran aktiva tetap yang sifat dan fungsinya sama, misalkan mesin produksi merk A ditukar dengan mesin produksi merk B.

Contoh Soal :
1)   Pada tanggal 31 maret 2009, mesin A (lama) ditukar dengan mesin B (baru). Mesin A dibeli tanggal 1 januari 2006 dengan harga perolehan Rp. 160.000.000. Taksiran masa manfaatnya adalah 5 tahun dengan nilai sisa Rp.10.00.000. Harga perolehan mesin baru adalah Rp. 175.000.000. perusahaan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Apabila perusahaan menambah uang tunai sebesar Rp. 70.000.000. maka pencatatannya dalam jurnal adalah..?

Pembahasan :
Harga Perolehan mesin B (baru)                                                              Rp. 175.000.000
Kas                                                                                                           (Rp.  70.000.000)
                                                                                                                  Rp. 105.000.000
Nilai Buku Mesin A (lama)
Harga perolehan                                                        Rp. 160.0000.000
Akumulasi Penyusutan
Tahun 2006  
: 160.000.000 – 10.000.000    : Rp. 30.000.000
                      5
Tahun 2007                                       : Rp. 30.000.000
Tahun 2008                                       : Rp. 30.000.000
Tahun 2009
: 3 x Rp. 30.000.000               : Rp.   7.500.000
 12
Jumlah penyusutan                                                   (Rp    97.500.000)
Nilai Buku                                                                                               (Rp.   62.500.000)
Laba Pertukaran Aktiva Tetap                                                                   Rp.   42.500.000


Apabila aktiva tetap ditukar dengan aktiva tetap yang sejenis (secara operasional fungsinya sama), sesuai dengan prinsip konservatisme maka:

Jika timbul laba atas pertukaran, maka laba tersebut tidak diakui
jika timbul rugi atas pertukaran, maka kerugian tersebut harus diakui


Laba pertukaran tersebut di atas, kemudian dikurangkan terhadap harga perolehan aktiva baru, sehingga dapat ditentukan harga perolehan aktiva baru (setelah dikurangi laba pertukaran) yang akan dicatat dalam pembukuan.

Harga Mesin Baru (Mesin B)                                      175.000.000
Laba Pertukaran                                                           (42.500.000)

Harga Mesin Baru (Setelah dikurangi Laba)               132.500.000


Maka Jurnalnya :
          Mesin (baru)                            Rp. 132.500.000
          Akum. Peny mesin (lama)       Rp.   97.500.000
Mesin (lama)                                                   Rp. 160.000.000
                      Kas                                                                  Rp .  70.000.000                                 

*) Jurnal di atas tidak meniadakan laba yang diperoleh, tetapi hanya menunda atau menangguhkannya ke periode berikutnya. Oleh karena itu, laba untuk periode-periode berikutnya akan lebih tinggi karena depresiasi peralatan mesin baru dicatat lebih rendah dari harga perolehan sesungguhnya.
                  

b.    Pertukaran Aktiva tidak sejenis
Contoh Soal :
1)   Sebuah truk dengan harga perolehan Rp 100.000.000 telah disusutkan Rp 70.000.000 pada tanggal 5 Juli 2005 ditukar dengan sebuah Bus dengan harga Rp 150.000.000
Buatlah jurnalnya jika dalam pertukaran tersebut:
·      Menambah uang tunai Rp 130.000.000
·      Menambah uang tunai Rp 115.000.000


Pembahasan :
Ø Menambah uang tunai Rp. 130.000.000
     §  Bus                                                                                          Rp. 150.000.000
     §  Kas                                                                                         (Rp. 130.000.000)
                                                                                                    Rp.  20.000.000
     §  Nilai buku truk
     §  Truk                                                     : Rp. 100.000.000
     §  Penyusutan                                          :(Rp.   70.000.000)
           Nilai Buku                                                                      (Rp.   30.000.000)
     §  Rugi Pertukaran                                                                         Rp.   10.000.000

Jurnalnya :
Bus                                                           Rp 150.000.000
Akumulasi penyusutan truk                     Rp   70.000.000
Rugi pertukaran kendaraan                      Rp   10.000.000
               Truk                                                                               Rp. 100.000.000
               Kas                                                                                Rp. 130.000.000


Ø Menambah uang tunai Rp. 115.000.000
§  Bus                                                                                          Rp. 150.000.000
§  Kas                                                                                         (Rp. 115.000.000)
                                                                                                     Rp.  35.000.000
§  Nilai buku truk
§  Truk                                                     : Rp. 100.000.000      
§  Penyusutan                                          :(Rp.   70.000.000)
           Nilai buku                                                                    (Rp.   30.000.000)
§  Rugi Pertukaran                                                                      Rp.     5.000.000

Jurnalnya :
Bus                                                      Rp 150.000.000.
Akumulasi penyusutan truk                Rp   70.000.000.
Truk                                                                             Rp 100.000.000.
Kas                                                                              Rp 115.000.000.
laba Pertukaran                                                           Rp.    5.000.000.